Jurnal

  • Jurnal Aksara Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat

    Jurnal Aksara Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JAKPM)

    Di tengah dinamika pembangunan kesehatan nasional, kesenjangan akses dan kualitas layanan antara kawasan urban dan rural masih menjadi pekerjaan rumah terbesar. Jurnal Aksara Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JAKPM) hadir sebagai jawaban konkret atas kebutuhan akan wahana publikasi ilmiah yang tidak hanya mengkaji teori, tetapi secara aktif mendiseminasikan praktik terbaik dalam pemberdayaan masyarakat. Dikelola oleh para alumni program studi bidang kesehatan jurnal ini menjadi mercusuar bagi para akademisi, praktisi kesehatan, dan pemerhati sosial yang ingin membawa perubahan nyata di lini terdepan.

    Berbeda dengan jurnal kedokteran konvensional yang terpaku pada ranah kuratif di dalam tembok rumah sakit, Jurnal Aksara Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JAKPM) mengusung paradigma proaktif dan preventif dengan fokus utuh pada pengabdian dan pemberdayaan. Kami percaya bahwa derajat kesehatan masyarakat yang optimal hanya dapat dicapai jika intervensi berbasis bukti dikawal dengan pendekatan kultural dan partisipatif. Jurnal ini menjadi ruang bagi para peneliti dan pegiat lapangan untuk mempublikasikan hasil evaluasi dampak program pemberdayaan secara komprehensif.

    Ruang lingkup jurnal ini secara khusus dirancang untuk menyentuh akar permasalahan kesehatan masyarakat melalui empat pilar utama:

    1. Evaluasi Dampak Program Pemberdayaan Kesehatan yang Terukur: Kami tidak sekadar menerima laporan kegiatan. Kami mengajak penulis untuk menyajikan data empiris yang kredibel mengenai perubahan perilaku, peningkatan pengetahuan, dan dampak jangka panjang dari intervensi yang dilakukan. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, jurnal ini menjadi rujukan bagi para pemangku kebijakan dalam menentukan alokasi sumber daya yang tepat sasaran.

    2. Skrining dan Deteksi Dini Berbasis Komunitas: Mengingat beban ganda penyakit (transisi epidemiologi) di Indonesia, kegiatan skrining yang masif dan akurat menjadi kunci survival. Aksara Kesehatan mempublikasikan inovasi-inovasi metode skrining portabel, efektif, dan berbiaya rendah yang dapat diaplikasikan di daerah dengan keterbatasan alat laboratorium, mulai dari deteksi faktor risiko kardiovaskular, gangguan metabolik, hingga penyakit tropis terabaikan.

    3. Edukasi Perilaku Hidup Sehat yang Kontekstual: Kami menyadari bahwa mengubah perilaku masyarakat bukanlah pekerjaan sederhana. Jurnal ini menyoroti strategi edukasi yang adaptif terhadap kearifan lokal, menggunakan teori perubahan perilaku (Health Belief Model, Theory of Planned Behavior, dan pendekatan komunikasi antar-pribadi) untuk membangun kesadaran kolektif. Kami mengundang naskah yang mengupas bagaimana intervensi pendidikan kesehatan mampu menembus hambatan kultural dan literasi kesehatan yang rendah.

    4. Penguatan Kesehatan Komunitas Rural dan Pelayanan Primer: Inilah jantung dari jurnal ini. Daerah rural di Indonesia menghadapi tantangan unik, mulai dari keterbatasan akses geografis, minimnya tenaga kesehatan spesialis, hingga ketergantungan pada pengobatan tradisional. Aksara Kesehatan menjadi platform utama untuk berbagi pengalaman tentang penguatan Puskesmas, posyandu, serta integrasi pelayanan primer yang holistik. Kami fokus pada model-model pemberdayaan yang mampu membuat masyarakat mandiri dalam mengelola masalah kesehatannya sendiri, dengan pendekatan family medicine dan community-oriented primary care (COPC).

    Dikelola oleh oleh para alumni program studi bidang kesehatan  yang memiliki jejaring luas dan pengalaman lapangan yang mumpuni, jurnal ini menjamin proses peer-review yang ketat namun konstruktif. Kami berkomitmen menjadi jurnal akreditasi nasional (SINTA) yang terpercaya, serta membuka akses seluas-luasnya bagi para pegiat pengabdian dari berbagai universitas dan lembaga di Indonesia.

    Dengan semangat "Aksara untuk Aksi", Jurnal Aksara Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JAKPM) mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak hanya berhenti pada temuan ilmiah, tetapi bagaimana temuan itu diterjemahkan menjadi kebijakan dan gerakan nyata di pelosok negeri. Mari kita abadikan setiap langkah pemberdayaan, ukur setiap dampaknya, dan rajut bersama masa depan kesehatan Indonesia yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.

  • Al-Sihhah : Indonesian Journal of Muslim Health

    About the Journal

    Al-Sihhah: Indonesian Journal of Muslim Health is a peer-reviewed, open-access scientific journal dedicated to advancing research on the health of Muslim populations. It serves as a scholarly bridge between modern biomedical science and Islamic values, devotional practices, and bioethics — addressing the health challenges of Muslim communities through rigorous, evidence-based inquiry.

    The journal is managed by the alumni of Universitas Islam Indonesia (UII), in affiliation with Yayasan Aksara Nusantara.

    Aims

    1. To publish original research, systematic reviews, and scholarly commentaries examining health outcomes, behaviors, and interventions within Muslim populations.
    2. To integrate clinical medicine, public health, and Islamic bioethics in addressing the health needs of Muslim communities locally and globally.
    3. To foster interdisciplinary scholarship bridging medicine, health sciences, religious studies, and health policy.
    4. To contribute to the global evidence base on faith-sensitive and culturally competent health care.

    Scope

    The journal welcomes submissions across the following thematic areas:

    1. Devotional & Ritual Health — metabolic and cardiovascular effects of fasting (Ramadan and voluntary fasting); health management of Hajj and Umrah pilgrims (heat stress, infectious disease transmission, chronic disease care); hygiene associated with ablution, prayer, and personal cleanliness.
    2. Muslim Mental Health — psychospirituality, religious coping, psychological well-being, depression and anxiety in Islamic perspectives, faith-based psychotherapy.
    3. Islamic Bioethics — clinical ethics (end-of-life care, reproductive ethics, organ transplantation), fiqh-based health rulings, fatwa and health policy, ethics of emerging biomedical technologies.
    4. Halal & Tayyib Health Sciences — halal pharmaceuticals, vaccines, cosmetics and nutraceuticals; halal certification and its clinical implications; halal pharmacovigilance.
    5. Reproductive & Family Health — maternal and child health, family planning from Islamic perspectives, premarital screening.
    6. Muslim Community Health — social determinants of health, health behavior, health promotion in pesantren, mosques, and community settings; health disparities among Muslim populations.
    7. Epidemiology of Diseases in Muslim Populations — disease patterns, culturally specific risk factors, and preventive strategies.

    Article Types

    - Original Research Articles
    - Systematic Reviews & Meta-Analyses
    - Scoping Reviews
    - Brief Reports / Short Communications
    - Bioethics Commentaries & Case Analyses

    Standards & Indexing Pathway

    - Language: English (Indonesian manuscripts with full English translations accepted)
    - Peer Review: Double-blind
    - Publication Ethics: COPE-compliant
    - Licensing: Open Access, CC BY 4.0
    - DOI: Crossref registration
    - Frequency: Semiannual (2026–2027) → Quarterly (2028 onward)
    - Indexing pathway: Google Scholar → Garuda/SINTA → DOAJ → Scopus

    Suggested Citation

    Al-Sihhah: Indonesian Journal of Muslim Health (e-ISSN: pending; publisher: Yayasan Aksara Nusantara, Yogyakarta, Indonesia).